Waspada Pinjaman Online Ilegal, Kenali Ciri

Jika tidak ada kepastian penghasilan lebih baik jangan meminjam ke Pinjol. Fintech ilegal memang bersikap manis di depan, namun jahat di belakang. Mereka menerapkan sistem bunga harian yang kemudian terakumulasikan. Nanti penggunanya main pinjam aja untuk sekedar minum-minum, akhirnya gagal bayar,” kata Direktur pengaturan perizinan dan pengawasan fintech OJK Hendrikus Passagi. “Padahal fintech P2P Lending itu tujuannya seharusnya baik yaitu untuk meningkatkan inklusi keuangan. Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech Otoritas Jasa Keuangan Hendrikus Passagi mengatakan masyarakat harus berhati-hati dengan keberadaan fintech P2P Lending ilegal tersebut.

Perusahaan pinjaman online yang sudah berdiri sejak 2014 ini merupakan salah satu produk dari PT Bank Ammar Indonesia dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan . Wajib memiliki rekening bank atas nama peminjam karena apabila pengajuan disetujui, Kredit Pintar akan mengirimkan dana ke rekening bank yang didaftarkan. UangMe menawarkan dana tunai secara online lewat aplikasi dengan limit berkisar dari Rp, 400,000 – Rp, 4,000,000 dan biaya harian hingga 0.79%.

Di Pinjaman Go, plafon yang disetujui langsung dipotong dengan bunga atau biaya layanan di muka dan peminjam mengembalikkan sebesar plafon disetujui tersebut. PayLater untuk beli barang di merchant kerjasama, dengan limit sampai 25 juta dan bisa dicicil sampai tenor beberapa bulan. Cara kerja PayLater persis seperti kartu kredit, pembayaran mengembalikkan limit. Untuk cicilan, Kredivo kerjasama dengan merchant, misalnya Tokopedia, sehingga nasabah yang sudah punya akun Kredivo bisa langsung membayar saat belanja di merchant. Jika belum punya akun, Kredivo menyediakan fasilitas untuk nasabah mengajukan permohonan lewat merchant. Pinjaman online juga bisa dimanfaatkan untuk menambah aset agar bisnis lebih produktif.

Balikpapan, Sonora.ID -Otoritas Jasa Keuangan terus mengingatkan kepada masyarakat, untuk tidak tertipu investasi bodong maupun terjerat pinjaman online ilegal. AdaKami punya tagline ‘Aplikasi Pinjaman Online Tunai Tanpa Jaminan yang Berizin OJK’. Produk yang ditawarkan antara lain, pinjaman online dengan limit Rp 400 ribu sampai Rp 10 juta, tenor 3, 6, dan 12 bulan. Suku bunga tahunan maksimum 19 persen dengan biaya layanan nol persen. Bedanya dengan pinjaman online, pinjaman pendidikan mencairkan dana langsung ke lembaga pendidikan dan bukan ke peminjam. Karena ketiga data tersebut cukup sensitif, Akulaku meminta consent dari calon nasabah.

Bahkan, cara cek pinjaman online legal atau ilegal dapat dilakukan dengan hanya menggunakan handphone pribadi Anda. Kemudahan ini diberikan agar Anda tak terjerat ke dalam pinjol ilegal. Pelaku UMKM sangat disarankan lebih baik menggunakan jasa pinjaman online yang terdaftar resmi dan memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan, seperti fintech yang terdaftar dan berizin di OJK.